Senin, 15 Juni 2015

Perajin Tungku Tanah Sarang Rayap

Program Konversi minyak tanah ke gas elpiji, tak serta merta menyurtkan orang untuk memasak mengunakan kayu bakar. Di pedesaan yang notabene masih memiliki bahan baku kayu bakar, tungku masih digunakan untuk memasak. Hal inilah yang mendorong Panti Rohatin (Warga Dusun V Taman Cari Purbolinggo Lampung Timur tetap bertahan menjadi pembuat tungku.
Berbekal kemampuan yang pernah ia pelajati di Way Jepara Lamtim, ia kemudian membuat tungku berbahan tanah sarang rayap di dusunnya.
Panti  sehari hari bekerja membuat tungku . Prosesnya ia mulai dengan mencari bahan baku berupa sarang rayap. Mulanya sarang rayap ini hanya ia cari disekeliling rumahnya. Namun saat ini ia harus mencarinya lebih jauh.
Menurut Panti untuk membuat tungku dibutuhkan waktu hingga 1 minggu. Mulai dari pembuatan adonan tanah, pencetakan hingga pengeringan. Aktifitas ini ia lakukan sendiri.
Harga tungku hasil buatannya dibanderol dengan harga bervariasi mulai 35 s/d 75 ribu, bergantung ukuran.
Karena banyaknya pesanan, terkadang Panti sampai kewalahan. Hingga saat ini Panti hanya mampu mengerjakan tungku pesanan saja. Ia bahkan belum mampu menyiapkan stok yang banyak.
Sejauh ini Panti  sudah diajak oleh pemerintah desa Taman Cari untuk mengikuti pameran hasil kerajinan.
Ia mengaku mengerjakan ini dengan senang hati demi membantu mencukupi kebutuhan hidup keluarganya.

Nikmati keasrian R.M. Pondok Asri

Rumah Makan Pondok Asri terletak di Dusun V Taman Cari Purbolinggo Lampubg Timur.
Rumah Makan ini mengusung konsep pondok bambu yang di buat dan ditata sedemikian rupa sehingga terasa asri.
Rumah makan ini menyediakan beragam jenia masakan olahan seperti ayam,ikan, bebek goreng dan bakar.
Bagi Anda yang berada di seputar kecamatan Purbolinggo dan sekitarnya, dapat merasakan keasrian Pondok Asri sembari menikmati santapan lezat masakan khasnya. Anda tinggal datang, memesan dan kemudian akan dilayani dengan baik.

Kamis, 16 April 2015

Saung Santap Tema Bambu

Kebutuhan masyarakat akan tempat santap yang dapat memenuhi selera dengan suasana nyaman semakin tinggi. Hal ini yang mendasari di dirikannya Saung Santap Mako Cakra. Saung yang terletak Jl. Bungur Raya (samping Makoramil 411-11/Purbolinggo Lampung Timur), hari ini mulai di buka untuk umum.
Menyediakan menu makanan Pindang Ikan, Sate Kambing/ayam, Gule Kambing, Ayam Goreng/Bakar, Bebek Goreng/Bakar, Ikan Goreng dan Rendang.  Untuk minuman, Saung Santap ini menyediakan Es Capucino, Es Teh, Es Jeruk, Kopi dan aneka juice.
Untuk menhadirkan suasana alami, bangunan Saung Santap ini dibuat menggunakan rangka bambu. Di bagian depan juga dihiasi dengan ranting bambu yang di susun berjajar makin menambah kesan alami Saung ini.
Bagi Anda yang tinggal di sekitar Kecamatan Purbolinggo atau saat berkunjung ke Purbolinggo, tidak ada salahnya singgah ke Saung Santap ini. Anda bisa menikmati santap siang atau malam sembari menikmati aneka minuman segar.

Senin, 23 Maret 2015

Kerajinan dari Limbah Bambu

Diperdesaan, kayu  dan bambu mudah kita junpai. Karena kedua bahan ini merupakan benda yang kerap digunakan oleh masyarakat dalam membuat bangunan, perabotan atau barang lainnya. Sisa dari kedua benda ini (sering disebut limbah) juga mudah ditemukan dimana mana. Limbah bambu dan kayu jarang digunakan oleh warga desa. Kalaupun ada sebagian saja yang dijadikan kayu bakar.
Melihat banyaknya bahan-bahan ini, Saung KCJ berinisiatif untuk memanfaatkan limbah kayu dan bambu untuk membuat kerajinan kaligrafi dan nama.
Berlokasi di Dsn 3 Tanjung Kesuma Purbolinggo Lampung Timur, Saung ini memberi kesempatan kepada pelajar dan pemuda untuk belajar bersama mengolah limbah bambu dan kayu ini.
Hingga saat ini, beberapa model kaligrafi sudah mulai dibuat, mulai hiasan dinding dengan Lafaz Allah dan Muhammad, juga tulisan nama yang dibuat menyerupai huruf kaligrafi.  Kerajinan ini dikerjakan secara manual, menggunakan peralatan sederhana seperti gergaji, amplas dan sugu. Sedangkan bahan yang diperlukan antara lain, limbah bambu, limbah kayu, dempul dan vernish.
Dibutuhkan ketelitian dalam mengerjakan kerajinan tangan ini. Saat ini Saung KCJ sedang mengembangkan pemanfaatan limbah ini sebagai ajang belajar dan berkreasi bagi pelajar dan pemuda. Namun kedepan  hasil kerajinan ini akan dijual, sembari memperbaiki kualitas dan keragaman produk kerajinan.

Kamis, 19 Maret 2015

Bagaimana Cara Menjaga Omset?

Pertanyaan bagaimana cara menjaga omset,  ini hampir dimiliki oleh semua pelaku usaha mikro. Begitu pentingnya, maka setiap pelaku usaha mikro selalu berusaha mencari cara bagaimana menjaga dan mengembangkan omset usaha.
Kenaikan harga BBM yang diiringi kenaikan bahan kebutuhan pokok dan biaya transportasi berimbas langsung pada meningkatnya biaya produksi. Mau tidak mau  semua akan berimbas pada kemungkinan menaikkan harga jual produk.
Apakah semudah itu...??
Pada masa sedang terjadi penurunan daya beli ditingkat konsumen karena imbas kenaikan harga kebutuhan pokok, lalu diikuti dengan kenaikan harga produk dan jasa layanan pada saat yang bersamaan.
Tentu tidak mudah bagi pelaku usaha yang nenyediakan barang/jasa yang tidak termasuk kebutuhan pokok.
Upaya untuk menjaga omset agar tetap stabil saja mesti optimal, apalagi harus mendongkrak omsetnya.
Apa yang bisa dilakukan?

1. Setia
Seseorang yang setia akan terus dicintai pasangannya. Jika kita penjual, maka pasangan abadi kita adalah pembeli, pemasok barang dan beberapa pihak lain. Dalam berbagai kondisi, seorang penjual diuji kesetiaannya. Setiakah ia dengan usahanya sendiri? Setiakah dengan pemasok barang atau konsumennya?.

2. Bertahan
Dalam olahraga bela diri, bertahan juga bagian dari taktik untuk memenangkan pertandingan. Bagaimana dalam usaha? Beragam tekanan bisa datang saat menjalankan usaha. Hal ini menuntut setiap pemilik usaha untuk mengatur strategi agar usahanya tetap berkembang. Salah satu strategi yang bisa dilakukan adalah dengan bertahan.

Bagaimana “Menetaskan” Ide Usaha?


Dalam pikiran setiap orang mungkin pernah terlintas untuk memiliki usaha. Tidak hanya satu. Bisa dua, tiga, bahkan lebih. Semua ide tersebut mulanya bagus. Ide usaha bisa membuat antusias dan bahkan bisa mengisi separuh ruang pikiran. Menyita waktu seseorang untuk membicarakannya. Bahkan ide usaha juga mampu membuai seseorang untuk segera berhitung profit (keuntungan) dari usaha tersebut jika dijalankan.

Hampir tidak ada ide usaha yang tidak baik atau tidak memiliki prospek (menurut si pemilik ide). Pada tataran pembicaraan dan sharing ide bahkan hampir tidak terlihat sedikitpun kelemahan. Namun bagaimana ketika Ide tersebut hendak dijalankan?.

Banyak orang yang berani memunculkan ide usaha, namun tidak semua berani mewujudkannya. Beragam alasan bisa saja datang atau sengaja "diundang" untuk datang. Bisa sebagai langkah antisipasi, atau sebagai pemupuk keraguan.


Jumat, 13 Maret 2015

Cara Usaha Memanfaatkan Trend

Banyak orang memulai usaha dan berhasil karena mampu menyediakan barang, jasa atau layanan yang sedang trend. Seperti trend kegiatan adventure yang dilakukan banyak kalangan saat ini. Seperti yang dilakukan Arif, warga Tegal Ombo Kecamatan Way Bungur Lampung Timur. Berbekal kemampuan yang dimilikinya dalam melakukan service pada kendaraan roda dua, Arif pun kemudian melayani pesanan modifikasi motor. Umumnya yang dibuat adalah motor non adventure yang kemudian dimodifikasi mulai dari sasis, bodi hingga ke perlengkapannya

Arif sedang menyelesaikan modifikasi kendaraan adventura
 milik pelanggan bengkelnya
Arif sedang menempelkan lis body.