Kamis, 05 Januari 2017

Usaha Jasa Design Printing

Contoh Design Kalender 2017

Layanan jasa design saat ini diperlukan oleh berbagai kalangan. Kebutuhan produk yang membutuhkan design sudah melekat dalam kehidupan sehari hari masyarakat.
Produk seperti Undangan, kalender, sampul buku, brosur, baner sangat menggantungkan pada kualitas design terbaik agar cetakan produknya juga berkualitas baik.
Seperti diungkapkan Agustina Murni pemilik usaha jasa design dan printing bernama Lensa Foto Design Printing. Usaha yang dirintis sejak tahun 2003 di Kecamatan Purbolinggo Lampung Timur ini membuka layanan design berbagai produk.
Lensa Foto Purbolinggo membuka layanan di dua tempat. Lokasi kesatu berada di Blok A No 1 Pasar Purbolinggo Lampung Timur. Sedangkan lokasi kedua di Jl. Lintas Timur Sumatera Desa Tanjung Kesuma Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur.
Menurut Agustina, usahanya mengutamakan kualitas design bagi pelanggannya. Semua jenis produk design akan dikerjakan oleh Tim design grafis yang memiliki kreatifitas design grafis yang baik. Semua ini demi kepuasan pelanggan.
Ditanya mengenai harga jasa layanan, Agustina mengaku mengenakan tarif jasa design yang wajar dan terjangkau bagi konsumen. 
Selain melayani konsumen perorangan, usaha yang bernaung di CV. Lensa Media Cendikia, juga melayani perusahaan, lembaga dan instansi perintah untuk berbagai kebutuhan produk design.

Senin, 31 Oktober 2016

Cara Mengendalikan Serangan Patek Pada Cabai Keriting di Lampung Timur

Budidaya cabai keriting memiliki potensi ekonomi yang cukup menguntungkan. Meski harga komoditas ini kerap berfluktuasi, namun dengan pengaturan pola dan waktu tanam yang tepat, petani cabai bisa memperoleh hasil yang optimal.
Namun demikian tanaman cabai juga menghadapi ancaman serangan hama dan penyakit tanaman. Apalagi pada saat cuaca ekstrim sperti ini. Seperti di ungkapkan oleh Mursidi petani Tanam hortikultura  asal Desa Sukadana Ilir Kecamatan Sukadana Lampung Timur.
Ia mengingatkan petani cabai untuk mewaspadai  serangan penyakit antraknosa .
Penyakit antraknosa cabai atau di kalangan petani  kerap disebut pathek, krapak, busuk kering dan api-api, merupakan penyakit yang menyerang buah cabai yang disebabkan oleh cendawan Colletothricum capsici sydow dan Colletothricum gloesosporioides.
Mursidi membagikan  pengalamannya seputar penyakit antraknosa.  "Pengendalian penyakit Antrak (patek) pada tanaman cabe merah keriting yg pada fase generatif antara lain: 1. Dengan pemberian pupuk berimbang 2. Pola pengaturan air (pengairan) 3. Sanitasi lingkungan 4. Penggunaan fungisida secara bijaksana".
Terhadap tanaman cabai yang sudah terserang, Mursidi  berbagi kiat agar petani memanen cabai pada saat masih hijau. Tujuannya adalah menghindari kerugian yang lebih besar.
Demikian serial edukasi pertanian tanaman hortikultura kali ini. Semoga bermanfaat. Sampai jumpa dengan mata sumber lainnya. Salam Wirausaha.

Minggu, 16 Oktober 2016

Terinspirasi Kasdani Petani Pepaya California

Kasdani warga Pekon Dadi Sari Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus baru sekali menanam pepaya jenis California. Ia menanam pada dua lokasi. Di lahan sawah ia menanam 216 batang , dan Di pekarangan menanam 57 batang pepaya. Usia tanamannya saat ini 8 bulan. Ia sudah memetik 4 kali dengan.jumlah hasil panen 1.000 kg.

Pada saat Suyatno (Sekretaris Kube Tunas Kesuma) berkunjung ke lokasinya, Kasdani tengah memanen pepaya ke 5 kali. Penulis sempat mengikuti aktifitas Kasdani siang ini, mulai darin pemanenan, pengangkutan hingga pemuatan ke mobil.

Buah pepaya yang dipanen Kasdani adalah buah pepaya yang telah memiliki semburat warna kuning di sebagian buah pepaya.

Setelah buah dipetik, Jasmani.kemudian mengumpulkan dan.dimasukkan ke karung plastik untuk memudahkan pengangkutan buah pepaya dari sawah ke rumah.

Sementara buah pepaya yang ditanam di pekarangan cukup dikumpulkan di tepi jalan saja.

Proses pengepakan buah pepaya dilakukan oleh pembeli buah pepaya. Kasan (Warga Kota Agung Tanggamus) adalah pedagang pengumpul yang membeli hasil.panen Kasdani dan warga Pekan.Dadi Sari Lainnya yang hari itu memanen pepaya.

Kasan mengaku setiap 2 hari sekali ia membutuhkan 1 rit mobil truk sedang dengan muatan 8 ton buah pepaya. Ia juga masih memiliki 1 armada angkut lagi yang bisa membawa 2 ton pepaya. Kasan.mengaku setiap 2 hari ia membawa 10 ton pepaya dari wilayah Kecamatan Wonosobo.